Dikurang-kuranginlah..

Apanya yang dikurang-kurangin? Jadi ceritanya tiba-tiba saya mendapat ilham untuk refleksi awal tahun yang udah kelewat sebulan. Apa hal yang jadi refleksi saya di 2015 kemarin dan apa yang ingin saya lakukan di 2016 ini. Ternyata kata kuncinya adalah “dikurang-kurangin”.

  1. Dikurang-kuranginlah borosnya –> ini urgent matter banget. Dengan kondisi perekonomian yang jelas2 sulit tapi saya tetap berharap akan segera berlalu, tentu ini wajib banget untuk dilakukan. Boros apakah? Ternyata pengeluaran saya terbesar tiap bulannya itu adalah makan diluar *tutupmuka*. Pantesan lah berasa bokek mulu, berasa ga cukup mulu, berasa ga punya barang mulu, lah duitnya dicelengin diperut gendut semua. Pokoknya semoga di tahun 2016 ini, perut saya mengecil karena hemat dan tabungan saya menggendut (bukan sebaliknya).
  2. Dikurang-kuranginlah bapernya –> iya, saya ini baper kalo kata anak seangkatan saya sekarang mah (denial sama umur). Semua hal dimasukin ke kantong hati yang ga seberapa luas ini, jadinya sering stress. Saya ini di tahun 2015 itu hobinya ngeluuuuuuuhhhhhh terus sama suami. Tentang inilah, tentang itulah, tentang kamulah, tentang dialah…pokoknya semua dikeluhin karena baper. Semoga di tahun 2016 ini, saya bisa lebih me-manage hati saya, perasaan saya, jadi Hey Stress, stay away from me!
  3. Dikurang-kuranginlah gadgetnya –> saya bukan gadget maniak dan tidak punya gadget keluaran terbaru. Saya cuma punya handphone yang kebetulan katanya smart. Masalahnya adalah i’m too attached with my handphone. Sebenernya ga perlu-perlu amat, ga penting-penting amat tapi kok ya otomatis tangan selalu cari handphone buat dibuka. Sebelum saya dihujat jadi ibu terburuk sedunia karena sering buka handphone waktu lagi sama anak padahal udah kerja di luar seharian, ini penting banget buat segera dilakukan di 2016. Doakan saya yaah..
  4. Dikurang-kuranginlah malasnya –> ini mah sifat buruk saya yang sangat akut dan selalu muncul disetiap refleksi akhir tahun. Beneran, saya itu sering sekali excuse dengan diri sendiri untuk tidak melakukan hal-hal yang sebenarnya penting tapi bisa ditunda. Kalau kerjaan di kantor sih ga pernah saya tunda, tapi kalau tentang kerjaan dirumah, saya juaranya menunda. Menunda belajar masak, menunda membuat home activities buat toddler, menunda beres-beres rumah sebelum saya pening sendiri melihatnya, menunda olah raga rutin, menunda memulai gaya hidup sehat, etc. Semoga 2016 ini saya bisa lebih rajin dan jadi teladan buat anak saya supaya kalau sudah besar, dia jangan susah disuruh seperti saya. Hahahaha. Disclaimer : padahal mama saya orang yang sangat rajin, tapi kenapa eike begini yaaa?
  5. Dikurang-kuranginlah galaknya, dan mulut tajamnya. Saya ini kalau udah kesal bisa jadi galak sekali sama orang yang bikin saya kesal. Untung belum pernah kelepasan dengan si bocil, tapi kalau di kantor, “Rawwrr”. Sebenarnya 2015 ini cukup berkurang jauh dari sebelum-sebelumnya, tapi kalau bisa diminimalisir sampai mendekati nol kayaknya. šŸ˜€

Apa lagi yaaaa? hmm, segitu aja udah susah banget kakak di eksekusinya, semoga saya bisa konsisten dengan dikurang-kurangin ini.

Advertisements

10 thoughts on “Dikurang-kuranginlah..

    1. Hi Mas. Thanks for stopping by. Kalo mengurangi lemak itu mah resolusi besok, jadi tiap hari janjinya “besok harus diet”, besoknya gagal tapi bikin resolusi lagi “pokoknya mulai besok dietnya”, lalu berulang sampai 365 x tanpa sadar sudah setahun berikutnya šŸ˜€

      Like

  1. Hi Pipit…aku akhirnya main2 di blogmu. Hihihi kalau baca judulnya jd inget omongan temen2ku “dikurang2inlah galaknya jo” wakakakakak….iya ya makan diluar itu borosssss..dan aku dah mulai eneg juga kadang alias bosan makan diluar..tapi ntar kumat lagi sih hehehe

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s