My Life is Random

Beberapa waktu belakangan ini kayaknya ga ada hal yang ingin saya tulis di blog, tapi demi blog ga mati suri, saya akan tuliskan saja beberapa hal random yang sedari beberapa waktu lalu saya alami.

Random #1

Saya dan Bri punya beberapa tokoh imajiner dalam cerita sebelum tidur yang jadi ritual kami. Tapi dari semua tokoh imajiner yang ada, Bri paling ingat dengan 3 anak bebek bernama Kwak-kwak, Kwik-kwik, dan Kwok-Kwok. Bukan, ini bukan nama keponakan Donal Bebek 😀 maapkan saya yang kurang kreatif ini.

Suatu malam, Bri susah sekali tidur, dia minta terus-terusan di ceritain sedangkan saya sudah nguantuk buanget. Cerita saya makin lama makin ga seru, terakhir saya ceritakan Kwak-kwak, Kwik-kwik, dan Kwok-kwok jalan-jalan ke museum naik bis (?). Hahaha. Ceritanya sudah setengah sadar.

Dan akhirnya Papa come to the rescue, Pak B menawarkan dia yang melanjutkan cerita! Saya mah hore banget, tapi kok ya saya curi dengar ceritanya heboh sekali sampai pakai gerakan. Saya jadi melek lagi dan ikut mendengarkan. jadi cerita Pak B yang super imajinatif menurut saya adalah begini:

“Suatu hari, Kwak-kwak, Kwik-kwik, dan Kwok-kwok jalan-jalan ke bulan.. (jeda, dilanjutkan peragaan jalan astronot), di bulan mereka ketemu Pitecantropus (? saya mulai mengernyit), lalu tidak lama mereka ketemu lagi dengan Gatot Kaca (diselingi peragaan pamer otot yang heboh), terakhir mereka ketemu Sangkuriang! Akhirnya 3 anak bebek, pitecantropus, gatot kaca, dan sangkuriang bahu membahu membangun seribu candi dibantu Naruto (?) yang mengeluarkan jurus seribu bayangan”.

Hahahahahha..saya ga kebayang deh kok bisa-bisanya dia cerita begitu. Lalu apakah Bri tidur setelah itu? Cencu tidak lah yaw…dia malah seger trus nanya-nanya, apa itu Pitecantropus, Gatot Kaca, Sangkuriang, dan Naruto. Wkwkwkwk. Rasain dah, mending gw tinggal tidur!

Lesson learned : kalau mau anak cepat tidur jangan cerita dengan banyak tokoh dan kosakata baru :’D

Random #2

Di suatu sore yang semilir-semilir, terdengar suara dari jauh “Ting..ting..ting, bakso enak”. Karena tidak berencana makan bakso, jadi kami mengabaikan suara tukang bakso itu sembari mengerjakan pekerjaan lain tanpa menyadari ada 2 kaki kecil yang menyelinap keluar pintu dan berdiri di balik pagar.

Suaranya yang biasanya teriak-teriak tiba-tiba menghilang, barulah kami menyadari anak ini sudah keluar rumah (untung pagar terkunci). Saya pun keluar untuk memastikan, saat itulah saya melihat dia bicara dengan suara yang menurut saya cukup pelan “Bang..Bang Bakso”. Doh! dia manggil tukang bakso, untung suaranya pelan. Srrt..saya buru-buru menghampiri dia untuk menggiring dia balik ke rumah sebelum dia teriak. Tapi..eh tapi, si Abang Bakso pendengarannya super sonik, dia denger dong!! Dia menghampiri rumah dan tanpa basa-basi langsung tanya “Berapa mangkok, Bu?”

Akhirnya sore itu kami makan bakso yang semula tidak direncanakan ini. Doh Bri, jangan semua tukang dipanggilin ya..Bangkrut nak, bangkrut.. 😀

Lesson learned : Well, hmm..jangan biarkan tukang-tukang lewat depan rumah? 😀

Random #3

Dulu, saat saya masih kecil banget, saya sering menginap di rumah Pakde (Bapak Gede) dan Bude (Ibu Gede) saya. Bude saya ini kakaknya Mama saya nomor 2. Saya senang sekali menginap di rumah mereka karena ada kakak-kakak sepupu saya yang cowok semua dan udah beranjak abg. They treat me like princess!

Di suatu waktu saat saya menginap, terjadilah kehebohan dari kamar mandi. Pakde saya teriak “Didittttt!!!! ini apa yang kamu taro di tempat odol!” Rupanya, kakak sepupu saya yang namanya Mas Didit, menaruh facial foam (Biore) di gelas sikat gigi, jadi Pakde saya kira itu odol dan dia akhirnya pakai biore buat sikat gigi. Hahahahahahha. Bukannya takut, Mas Didit (dan kami semua) ketawa terpingkal-pingkal. Lagian Pakde sikat gigi ga pake baca merk dulu sih..

But, belom lama ini saya kena batunya. Hal ini saya alami tapi kebalikannya. Saya cuci muka pake odol (Pepsodent)! Saya kayaknya melamun deh sampai salah ambil odol waktu mau cuci muka. Saya baru tersadar waktu liat kaca kamar mandi, muka saya putih semua, trus tercium semriwing bau khas odol. Hahaha, meskipun saya dengar odol bisa buat menghilangkan komedo (ntah benar atau tidak), tapi tetap aja, waktu itu maksud ya cuci muka pakai facial foam, bukan odol!

Saya ketawa cekikikan sendiri waktu sadar dan akhirnya teringat cerita tentang Pakde saya itu.

Lesson learned : Jangan ngetawain orang tua dan jangan melamun di kamar mandi.

Begitulah ke-randoman yang saya alami akhir-akhir ini.

Have a blessed day

Ciao Bella

Advertisements

6 thoughts on “My Life is Random

  1. wahahaha tokoh imajiner ngingetin aku sama sepupuku. Dulu waktu kecil dia tiba2 punya tokoh imajiner bernama Pak Jeska. Entah kayak gimana penampakan Bapak bernama Jeska itu, yg pasti dia sering banget aku liat nyebut2 namanya. Anak kecil emang imajinasinya macem2 ya. Boleh juga tu caranya ditiru biar anak2ku juga jadi gampang tidur hihi. TFS crita randomnya ya mbak 🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s