The Westlake Resort, Jogja

Menghabiskan long weekend yang terasa sangat short kemarin, kami sekeluarga dengan niatnya sudah merencanakan ke Jogja sejak bulan Desember. Alasan utamanya sih ya jenguk Eyang Putri saya yang sudah sepuh (94 tahun), alasan sampingannya ya pengen liburan lah yaaa.. Memang cuma ke Jogja, tapi amat menyenangkan buat saya. I left my heart in Jogja.

Kalau sebelumnya kami pulang ke Jogja dengan menggunakan mobil, untuk acara pulang kampung kali ini, kami kompak katakan “TIDAK” untuk perjalanan long weekend dengan mobil. Kami memutuskan naik kereta api. Tepatnya, kereta api Taksaka. Kami berangkat di hari Rabu malam, hari Kamis kami cuti demi liburan yang lebih terasa. Fyi, kalau naik kereta api Taksaka berangkat malam itu asataganaga dinginnnnnnya…. Pastikan jaket bertudung, pakai kaos kaki tebal supaya nyaman. Disediakan selimut sih, tapi panjangnya nanggung, kalau mau nutupin kepala ya harus rela kakinya ga kebagian vice versa.

 

Yang girang banget mau numpak sepur
Enak banget tidurnya, emaknya kedinginan sampe ga bisa tidur

Nyampe Jogja jam 04.30, kami menuju sampai rumah eyang. Mandi, beres-beres, sedikit ngobrol, kami pamit untuk semalam menginap di luar. Yup, supaya berasa lebih liburan, kami memang sengaja semalam menginap ke hotel, karena malam-malam berikutnya pasti kami menginap dari rumah ke rumah saudara.

Hotel yang kami pilih ini sebenarnya bukan pilihan pertama saya (Iya, saya, karena Pak B mah ngikut aja). Maksud hati ingin mencoba hotel artsy yang hitz di dunia persosmed-an, tapi emang ga jodoh karena pada tanggal yang kami pilih udah fully booked aja lho. Jadilah kami cari-cari trus ndilalah kok menemukan hotel ini. Namanya The Westlake Resort.

Saya ga punya ekspektasi gimana-gimana sih, karena yang saya cari cuma hotel yang tenang. Kami menjauh dari crowd pusat kota Jogja karena pengen sehariiii aja liburannya tenang.

 

Kami tiba di saat matahari terik-teriknya

 

The Westlake Resort, ini background front officenya
Ada patung di tengah-tengah lobi, sepertinya itu batang pohon sungguhan yang ditahan oleh patung
Dari balik patung ada pemandangan langsung ke arah Kelapa Resto, restoran yang ada di westlake

Kesan pertama begitu tiba, duh mak..nyess banget. Emang suasananya tenang dan sesuai yang ada di gambar-gambar di mbah google, even better in real. Lobi dan restorannya mengingatkan saya pada model rumah mbah-mbah yang ada di tv (karena rumah mbah saya mah aslinya dari kayu semua di desa sana, bukan seperti ini).

Setelah check in, kami dibantu concierge hotel untuk menuju kamar menggunakan kereta (apa ya namanya, seperti perpaduan mobil golf dengan kereta wisata). Ini salah satu fasilitas yang disediakan hotel. 24 jam sehari, bisa diantar maupun dijemput. Menolong banget kalau mau ke resto atau lobby tapi hujan seperti yang kami alami disana. Kalau ga hujan dan ga males sih mendingan jalan kaki aja, soalnya enak sih pemandangannya.

Ini lho kereta yang saya maksud, yang bisa mengantar dan menjemput dari kamar ke lobby atau sebaliknya

Kamar Hotel

Kami menginap di kamar Executive Double Lake View. Kami dapat kamar no 216 dan suka sekali dengan kamarnya (Apalagi kalau yang presidential suite yak..muahahahaha). Kamar dengan lake view akan mendapat pemandangan ke danau buatan dengan balkon untuk nongkrong santai atau memberi makan ikan (pelet di charge 10k/bungkus). Ini highlight buat si unyil sih (selain berenang tentunya).

Tapi hati-hati pegang apapun kalau kita sedang kasih makan ikan/foto-foto di balkon, takutnya nyemplung ke danau. Misal handphone, kalau kita terlalu asik foto-foto trus handphone kita nyemplung ke danau kan liburannya jadi ga asique. Yang jadi masukan buat hotel ini adalah ga ada hairdryer di kamar mandi, nyiahahahaha. Mengingat banyak budget hotel yang sudah menyediakan hairdryer, semoga besok-besok akan disediakan ya.. (minor sih, yang lain mah tetep okeh)

Pemandangan dari arah pintu ke arah balkon

 

Tempat tidurnya enak, perasaan mah cukup luas buat kami bertiga

 

Kamar Mandi, ada air hangat dan air dingin showernya
Pemandangan sore hari yang berhujan
Balkon untuk kasih makan ikan (dengan model si unyil yang super kepo)
Ikan laparrrrr

Kelapa Resto

Di hotel ini cuma ada satu restoran yaitu Kelapa Resto. Sebenarnya di sebelah hotel ada Westlake Restaurant (satu grup dengan resort), tetapi kami tidak kesana. Karena kami tidak berencana makan keluar hotel maka kami makan siang, makan malam, dan sarapan di Kelapa Resto. Untuk ragam menunya lumayan banyak dari Indonesia sampai western, rasanya lumayan enak dan harga standar resto hotel bintang 4 lah ya.

Untuk makan siang dan makan malam, kami mencoba beberapa makanan :

  1. Nasi Goreng Westlake (Kami pesan siang dan malam karena menurut kami nasi gorengnya enak sesuai lidah kami dan lidah si unyil)
  2. Spaghetti Carbonara (enak sih tapi ga istimewa), Pizza Margherita (rotinya tipis dan renyah), Mushroom Cream Soup (me don’t like karena menurutku terlalu kental dan berat di mulut, entahlah mungkin lidah eyke yang lidah kampung), Calamari Ring (dagingnya tebal tapi tepungnya agak sedikit tipis, tapi enak kok)
  3. Jus Alpukat (buatku sih keenceran, huhu), Jus Nanas (seger deh), Wedang Secang (basicnya manis, jadi kalau ditambahin gula jadi kemanisan), Wedang Uwuh (segerr,hangat,dan tidak manis, jadi emang perlu tambahin gula sedikit sik)
    Semua minuman disini sepertinya gulanya dipisahkan, jadi kalau minuman datang itu sepaket dengan gula dalam bentuk simple syrup.

Kami jarang foto-foto makanan karena yah emang udah laper aja. Paling sarapan sih sempat foto beberapa yang unik. Jadi selain makanan yang biasa tersaji saat sarapan (roti & selai, sereal, kopi, teh, buah potong, salad, egg station, buffet, jus, pastry, fresh milk), ada juga yang jarang saya temui di tempat lain yaitu bubur ketan merah, angkringan, kue lumpur, putu mayang, dan jamu-jamuan.

 

Penampakan kelapa resto, yang ini ruang terbuka jadinya ada beberapa orang yang merokok tapi asapnya langsung terbawa angin. Masih ada lagi sih bagian restoran yang agak diatas, yang tidak terfoto dan cenderung lebih aman dari asap rokok
Kue lumpur, Kacang koro, dan Kripik pisang manis
Salah satu, eh salah dua jamu yang disajikan
Maafkan penampakan angkringan yang setengah termakan
Bubur Ketan Gula Jawa

Kolam Renang

Selain kegiatan kasih makan ikan, kegiatan yang ditunggu-tunggu si unyil tentu berenang. Kolam renang disini ada 2. Yang satu untuk umum, yang satu untuk kamar presidential suite. Yang private tentu eyke ga bisa foto-foto ya, jadi kita ke kolam renang umum. Kolam renang ini ada di tepi danau di sebelah restaurant. Awalnya mikir risih ga ya berenang dilihatin orang makan (apalagi yang ga bisa berenang kayak saya), hahahaha. Tapi yang sebenarnya bisa lihat jelas cuma yang duduk di paling pinggir restoran sih karena perbedaan ketinggian dengan kolam renang. Jadi menurut saya lokasinya oke-oke saja.

Kolam renang paling dalam kalau tidak salah dengar dari staf hotelnya itu cuma sekitar 1.5 m (cmiiw). Ada yang lebih pendek, kayaknya cuma seketeknya Bri, tapi dalam satu kolam dan tidak ada pembatas yang jelas diatasnya, jadi langsung berbeda ketinggian. Worry not, ada staf kolam renang yang always stand by buat memantau tapi alangkah lebih baik kalau orang tua menjaga anak masing-masing ye kan…

Err..coba fokus sama backgroundnya, bagus bener ituuu..
Ini juga fokus sama backgroundnya aja ya..hahaha
Anak kecil yang menggelap karena ga mau mentas

Kesimpulannya kami senang sekali menginap di The Westlake Resort ini. Menyenangkan dan menenangkan. Sebenarnya masih banyak kegiatan lain yang bisa dilakukan seperti lake tour pakai kapal kecil (50k/person), sewa sepeda (20k/1jam), kalau ga salah bisa mancing juga, tapi ga inget deh itu di resort atau di restorannya.

Untuk rate mulai dari 900k – 4.5mo kalau tidak salah untuk kelas presidential suitenya. We really have a blast stay here. Juara banget sih pelayanan stafnya ramah-ramah dan sigap. Semoga ada kesempatan lagi ke jogja dan menginap disini.

Note : Foto diambil oleh orang yang tidak bisa fotografi jadi sebenarnya pasti lebih bagus dari foto-foto ini.

Bonus : Foto-foto lainnya di The Westlake Resort

 

Penampakan “gang” yang membawa ke pintu kamar hotel
Dari dramaga kecil yang sungguh fotogenik

 

Masih dari dramaga. Itu kapal yang membawa tamu untuk lake tour

 

Emak-emak galau pengen lanjut stay di hotel tapi tetep pengen ngirit..hahaha
Diambil subuh, setelah hujam semalaman
Danau saat mendung
Pemandangan ke arah lobby dari kelapa resto
Barongsai yang sukses membuat Bri nangis karena takut dikedipin barongsai. Kata Bri “matanya serem mama”

See you again, Westlake Resort!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s