Foto Nostalgia

Bersama mama, beberapa puluh tahun yang lalu

Ya..foto ini kuunggah di platform IGku kemarin. Komentarnya ada yang bilang aku mirip banget sama mama, ada yang bilang “udah keliatan pipit banget” dan ada yang bilang mama cantik (tapi kenapa aku ga dibilang cantekkk? 🀣)

Sedangkan komentarku sendiri waktu lihat foto ini “wah, mama seumuranku nih di foto ini”. Awalnya sebatas itu yang kulihat, lalu mulai menekuni foto nostalgia ini. Observasi pertama kudapatkan yaitu kenapa mama bisa kurus waktu seumuranku meskipun juga sudah melahirkan. Kenapa Ma? Kenapaaaa? Hahaha. Aku menyalahkan bertambahnya usia mempengaruhi metabolismeku yang membuatku jadi chubby menggemparkan begini. Tapi kenapa mama bisa tetap ramping di usia yang sama denganku saat ini. Ternyata si metabolisme memang mempengaruhi, tapi pola makanku yang gragaslah jadi sebab utama aku jadi chubby begini 😰

Observasi kedua yang menarik mata yaitu  “yaampun, gw kecil banget duluuuuu”. Rasanya untuk bayi seumuran, aku tergolong kelewat mungil. Ini sedikit menghibur hati kalau ada yang bilang bri terlihat kurusan (meskipun dia lumayan tinggi). Kalau dulu aku yang semungil itu bisa bertumbuh begini, bri juga bisa kalau diberi makan yang teratur πŸ€£πŸ˜‚

Observasi ketiga yaitu rumah yang menjadi background dari foto itu. Rasanya itu adalah rumah pakdeku dulu. Melihat rumah itu, aku dibanjiri kenangan masa kecil. Teringat dulu bersama sepupu2 bermain bersama, berantem, baikan, jajan ke warung, gelar kolam renang plastik di halaman itu, dan seterusnya. Aku jadi rinduuuu…sekarang bri rasanya kurang mengalami hal itu karena sepupunya rumahnya tidak dekat dan macet. Mamake dan bapake gempor kalau sering2 berkunjung πŸ˜…

Tapi di akhir observasiku, ada sebuah kesadaran yang tiba-tiba mengendap di pikiranku. Dulu waktu mama difoto, apa sudah membayangkan dia akan menua dan tiba pada fase dia akan menjadi eyang? Lalu aku pun bilang sama diriku. Suatu saat, kamu akan menjadi seperti mama saat ini jika diberi umur panjang.

Menua itu pasti. Tidak bisa dihindari. Maka aku harus mulai berkawan dengan waktu, agar bisa jadi teman seperjalanan yang baik. Semoga.

6 thoughts on “Foto Nostalgia

  1. Pajang foto berdua sama Bri dong, terus dipajang sebelahan dengan foto di atas itu. Nanti pasti dibilang dua2nya cantik deh hehehehe.

    Soal gendut, kayaknya sekarang makanan makin ga sehat dan makin menggiurkan (sambil ngelihat body sendiri).

    Like

    1. Iya, yg dibilang cantik Mamaku sama Bri..hahaha..
      semalem aku pulang kerja makan sate padang jam 11 malem, tiba2 keinget postingan ini. Gimana ga gendut pipot, jam 11 malem makan sate padang tandas sampe kuahnya pula..hehehe

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s